Kecerdasan Bahasa

Kecerdasan bahasa adalah kemampuan menggunakan kata-kata secara efektif baik dalam bahasa lisan maupun tulisan.

Kemampuan belajar bahasa ada pada setiap anak. Tidak peduli di mana anak itu lahir dan dari suku dan negara apa. Ketika diberikan stimulasi pendengaran, anak akan mampu berbicara dalam bahasa yang digunakan di komunitasnya. Stimulasi pendengaran ini terutama adalah bahasa yang digunakan oleh orang tuanya.

Anak dengan kecerdasan bahasa yang terasah baik akan menunjukkan kesukaan dalam bermain dan manipulasi kata. Ia dapat berkomunikasi dengan baik, mampu mengekspresikan isi pikiran, pendapat, serta keingingan dengan jelas. Mereka biasanya mempunyai perbendaharaan kata yang luas. Mereka menyukai puisi, rima, permainan kata dan pintar mengekspresikan diri mereka, baik melalui bahasa tulisan maupun lisan. Individu yang memiliki kecerdasan linguistik pada umumnya dapat tampil memukau pada saat berpidato dan mampu menggugah berbagai emosi para pendengarnya. Ia dapat berkomunikasi dengan baik, mampu mengekspresikan isi pikiran, pendapat serta keinginan dengan jelas. Anak juga gemar membaca, menulis, mengarang puisi, menyusun kata-kata mutiara, dan sebagainya. Anak memiliki daya ingat yang tinggi, misalnya mengingat nama orang lain, istilah baru ayaputun hal-hal yang sifatnya detail. Mereka lebih mudah belajar dengan cara mendengarkan dan verbalisasi. Mereka juga terampil mempelajari bahasa baru.

Anak-anak dengan kecerdasan bahasa yang terasah baik akan menunjukkan kegemaran pada permainan kata. Mereka pandai berkomunikasi, dapat dengan jelas mengungkapkan pikiran, pendapat, dan keinginan mereka. Mereka biasanya memiliki kosakata yang banyak. Mereka senang membaca, menulis, mengarang puisi, mengarang kata-kata mutiara, pandai mengekspresikan diri dalam bahasa tertulis dan lisan. Mereka memiliki ingatan yang panjang, misalnya untuk mengingat nama orang lain, istilah ataupun hal-hal baru yang sifatnya detail. Mereka lebih mudah belajar dengan mendengarkan dan verbalisasi. Mereka juga pandai belajar bahasa baru.

Baca Juga:  Bimbel Les Online SBMPTN Murah Hemat dan Berkualitas

Beberapa pertanyaan yang dapat membantu menentukan apakah anak berbakat di bidang ini atai tidak:

  1. Apakah ia dapat menulis lebih baik dari anak seusianya?
  2. Sukakah ia bercerita atau membuat lelucon?
  3. Aukakah ia membaca buku?
  4. Apakah ia dapat mengeja lebih baik dari anak seusianya?
  5. Apakah ia dapat mengomunikasikan pikiran, perasaan dan idenya secara baik?

Ciri-ciri anak dengan kecerdasan bahasa adalah sebagai berikut:

  • suka menulis kreatif
  • suka mengarang kisah khayal atau menceritakan lelucon
  • sangat hafal nama, tempat, tanggal atau hal-hal kecil
  • Membaca di waktu senggang
  • Mengeja kata dengan tepat dan mudah
  • Unggul dalam mata pelajaran bahasa (membaca, menulis dan berkomunikas)

Cara belajar anak dengan kecerdasan bahasa:

  • Merangkum pelajaran, mengarang puisi, menulis kisah sejarah
  • Suka bercerita panjang lebar dan berkisah
  • Menyukai permainan kata-kata
  • Suka membaca buku
  • Banyak bicara
  • Cepat menangkap pelajaran yang disampaikan lewat penuturan

Anak dengan kecerdasan bahasa yang terasah baik akan menunjukkan kesukaan dalam bermain dan menipulasi kata. Ia dapat berkomunikasi dengan baik, mampu mengekspresikan isi pikiran, pendapat, serta keinginan yang jelas. Mereka biasanya mempunyai perbendaharaan kata yang luas.

Anak-anak dengan kecerdasan ini pandai berbahasa, dapat dengan mudah mengingat informasi lisan dan tertulis, senang menulis dan membaca, mampu berdiskusi dan berbicara dengan baik, suka melontarkan humor dan pandai menjelaskan sesuatu.

Anak dengan kecerdasan bahasa yang terasah baik akan menunjukkan kesukaan dalam bermain dan menipulasi kata. Ia dapat berkomunikasi dengan baik, mampu mengekspresikan isi pikiran, pendapat, serta keinginan yang jelas. Mereka biasanya mempunyai perbendaharaan kata yang luas.

Orang tua dapat merangsang kecerdasan majemuk pada anak dengan membaca dongeng, mempelajari kata-kata baru, meminta anak untuk mengarang cerita, menulis dan membaca puisi, membuat jurnal, atau berbicara tentang apa yang mereka lakukan di sekolah.

Baca Juga:  5 Cara Membuktikan Integritas Diri Bagi Seorang Pendidik
Insan Cerdas
Latest posts by Insan Cerdas (see all)
Scroll to Top